
Hydraulic hose excavator bekerja di tekanan tinggi setiap hari. Selang ini menyalurkan oli hidrolik dari pompa ke cylinder, motor, dan komponen lain. Salah pilih hose atau pemasangan yang kurang tepat bisa berakibat fatal: kebocoran, selang meledak, bahkan menyebabkan downtime parah di lapangan.
Di artikel ini, kita bahas standar, ukuran, jenis hose, dan fitting yang tepat untuk excavator.
Fungsi Hydraulic Hose pada Excavator
- Menyalurkan oli hidrolik dari pompa ke cylinder dan motor
- Menjaga tekanan kerja tetap stabil
- Menjadi penghubung fleksibel antara komponen yang bergerak (misalnya antara boom dan arm)
Hydraulic hose harus mampu menahan:
- Tekanan kerja tinggi
- Getaran
- Gerakan berulang (bending)
- Suhu tinggi
Standar & Klasifikasi Hydraulic Hose
Umumnya hydraulic hose excavator mengikuti standar:
- SAE (Society of Automotive Engineers)
- ISO / DIN
Contoh kode yang sering ditemui:
- SAE 100R1
- SAE 100R2
- SAE 100R12
- SAE 100R15
Semakin tinggi klasifikasinya, biasanya semakin tinggi tekanan kerja yang bisa ditahan.
Ukuran Hydraulic Hose
Ukuran hose biasanya dinyatakan dalam:
- Diameter dalam (ID) – inner diameter
- Diameter luar (OD) – outer diameter
- Dash size – misalnya -04, -06, -08, -12
Contoh:
- 1/4″ (dash -04)
- 3/8″ (dash -06)
- 1/2″ (dash -08)
- 3/4″ (dash -12)
- 1″ (dash -16)
Pemilihan ukuran harus sesuai dengan:
- Flow rate (debit oli)
- Tekanan sistem
- Spesifikasi dari pabrikan unit
Jenis Lapisan & Konstruksi Hose
- Single wire braid (1 lapis kawat)
Untuk tekanan kerja sedang. - Double wire braid (2 lapis kawat)
Untuk tekanan kerja lebih tinggi. - Multi-spiral hose
Untuk tekanan sangat tinggi dan aplikasi berat.
Lapisan luar (cover) juga berbeda-beda:
- Standard cover → untuk kondisi normal
- Abrasion resistant → untuk area yang sering bergesekan
- Heat resistant → untuk suhu tinggi
Butuh Solusi Alat Berat?
Jangan biarkan proyek terhambat. Diskusikan masalah unit Anda langsung dengan tim teknisi Yogatama Tractors. Konsultasi Gratis & Respon Cepat.
Jenis Fitting Hydraulic Hose Excavator
Fitting adalah ujung sambungan hose yang terpasang ke komponen:
Beberapa tipe umum:
- JIC (flare 37°)
- ORFS (O-Ring Face Seal)
- BSP / BSPT
- NPT
- Metric thread
Sudut fitting:
- Lurus (straight)
- 45°
- 90°
Pemilihan fitting harus dicek dari:
- Thread (jenis & ukuran)
- Sudut
- Posisi pemasangan di unit
Penyebab Hydraulic Hose Excavator Bocor atau Jebol
- Tekanan kerja melebihi spesifikasi hose
- Selang terlipat (kinking)
- Selang tertarik terlalu tegang
- Terjepit / tergesek body atau besi tajam
- Fitting terpasang miring / tidak presisi
- Crimping tidak sesuai standar
Tips Memilih & Memasang Hydraulic Hose Excavator
1. Ikuti rekomendasi spesifikasi pabrikan unit
Lihat manual atau part book kalau tersedia.
2. Gunakan hose & fitting berkualitas
Jangan kompromi dengan hose murahan untuk sistem bertekanan tinggi.
3. Perhatikan routing (jalur selang)
Pastikan hose tidak:
- Terlalu tegang
- Terlalu dekat dengan benda tajam
- Mudah terjepit saat boom/arm bergerak
4. Gunakan pelindung (spiral guard / sleeve)
Untuk area yang rawan gesekan.
5. Crimping dengan mesin & die yang sesuai
Crimping yang salah bisa menyebabkan kebocoran di pangkal fitting.
Kapan Hydraulic Hose Excavator Harus Diganti?
- Ada retak pada cover luar
- Terdapat benjolan (bubble) di selang
- Ada kebocoran kecil di crimping
- Selang sudah kaku dan getas
- Umur pemakaian sudah lama di kondisi kerja berat
Konsultasi Hydraulic Hose Excavator
Kalau kamu ragu memilih hose yang tepat, kamu bisa:
- Kirim foto hose lama + fitting
- Kirim ukuran dan kode yang tertera di hose
- Ceritakan aplikasi unit (tambang, pabrik, logging, dll.)
- Rekomendasi hydraulic hose & fitting sesuai tekanan kerja
- Pembuatan hose lengkap dengan crimping
- Penggantian hose di unit
- Pemeriksaan kebocoran sistem hidrolik
Klik WhatsApp di website untuk konsultasi gratis soal hydraulic hose.


