
Hose hidrolik bekerja dengan tekanan sangat tinggi (1.000 – 5.000 PSI). Sedikit saja kerusakan atau pemasangan yang salah bisa membuat hose bocor, bahkan meledak.
Artikel ini menjelaskan penyebab utama dan cara mencegahnya.
1. Tekanan Hidrolik Terlalu Tinggi (Overpressure)
Overpressure terjadi karena:
- Relief valve macet
- Beban kerja terlalu berat
- Oli terlalu panas
Akibatnya:
- Hose menggembung
- Fitting lepas
- Kebocoran di area crimping
2. Fitting Tidak Sesuai / Tidak Kencang
Fitting harus sesuai standar:
- ORFS
- JIC
- NPT
- BSP
- Metric
Jika tidak cocok → pasti rembes.
3. Selang Mengalami Abrasi (Gesekan)
Penyebab umum:
- Hose bergesekan dengan frame
- Clamp tidak tersedia
- Routing pemasangan salah
Solusi: Pasang hose protector atau rubbers.
Butuh Solusi Alat Berat?
Jangan biarkan proyek terhambat. Diskusikan masalah unit Anda langsung dengan tim teknisi Yogatama Tractors. Konsultasi Gratis & Respon Cepat.
4. Hose Sudah Tua & Getas
Selang hidrolik punya umur:
- 1–2 tahun (tergantung merk & tekanan)
- Setelah lewat → retak dan bocor
Solusi: Ganti hose dengan standar SAE 100R2 / R12 / R15.
5. Oli Kotor Merusak Material Hose
Oli yang terkontaminasi:
- Serbuk metal
- Air
- Lumpur
Bisa merusak lapisan dalam hose dan fitting.
Solusi untuk Mencegah Hose Bocor
- Gunakan hose standar SAE / DIN
- Pilih fitting sesuai tipe unit
- Gunakan protector anti abrasi
- Cek routing pemasangan
- Ganti hose saat mulai retak / rembes
- Cek tekanan dan kualitas oli secara berkala
Layanan Hose Hidrolik Yogatama
Kami menyediakan:
- Pembuatan custom hose
- Fitting ORFS/JIC/BSP lengkap
- Crimping profesional
- Pengecekan kebocoran
- Konsultasi gratis
Tinggal kirim foto hose lama + ukuran dash size, nanti kami bantu cocokkan.


